Blog

Tips Berbelanja Online Dengan Aman

Berbelanja online sudah menjadi kebiasan orang jaman now mengingat internet sudah merata hampir di seluruh pelosok Nusantara. Diperkirakan oleh sebuah survei, pengguna internet aktif di Indonesia saja saat ini sudah mencapai 60 juta lebih artinya semakin banyak orang yang bertransaksi dan mencari kebutuhannya lewat internet. Hal ini dibuktikan oleh banyaknya toko online yang tersedia mulai raksasa seperti alibaba, amazon, toko online dalam negeri seperti bukalapak, blibli, traveloka dan masih banyak lagi. Itu belum toko online yang independen atau transaksi langsung antar netizen. Anda bisa juga mendapatkan pinjaman dengan memperhatikan tabel-tabel perbandingan Pinjamantop.com.

Salah satu dilema terbesar yang dihadapi oleh pebelanja online adalah kekhawatiran akan penipuan. Memang tidak seperti bertransaksi secara konvensional, belanja online praktis tidak memerlukan pertemuan face to face antara penjual dan pembeli. Demikian pula barang yang ditawarkan tidak bisa dipegang kecuali hanya bisa dilihat oleh pembeli via online. Lalu apakah aman berbelanja seperti ini?

Kasus penipuan memang menjadi keluhan terbesar yang dialami. Penipuan itu wujudnya antara lain barang yang sudah dibayar tidak diterima, kualitas barang yang diterima tidak sesuai harapan, hingga pengiriman yang terlambat. Meski upaya untuk mengatasinya semakin meningkat seiring dengan dibentuknya UU cyber crime dan jaminan dari penjual untuk mengganti barang atau ganti rugi uang kembali semakin meningkatkan kepercayaan para pelanggan. Namun demikian, modus-modus penipuan baru tetap saja bermunculan. Nah berikut ini ada tips-tips yang bisa Anda coba agar terhindar dari segala bentuk penipuan di internet.

1. Pilihlah toko-toko online yang bereputasi dan terpercaya

Beberapa contoh toko online terpercaya adalah Amazon, ebay atau Blibli. Di sini pembeli dipuaskan oleh sistem pembayaran dan pengiriman yang cukup andal plus barang yang dibeli relatif sesuai dengan yang ditawarkan. Untuk toko online dalam negeri Anda bisa memilih antara lain tokopedia, bukalapak, dan lain-lain. Mereka juga menawarkan garansi apabila pembelian tidak sesuai dan juga refund jika terjadi sesuatu. Toko-toko online tersebut berinvestasi cukup besar guna membangun sistem baik software maupun hardware. Mereka juga didukung oleh payung hukum yang menjamin para pembeli atau konsumen tidak dirugikan.

Apabila Anda terpaksa membeli di toko online yang kurang terkenal pastikan Anda memiliki informasi yang valid tentang keberadaan toko tersebut baik secara fisik maupun di dunia maya. Setidaknya Anda tahu dengan siapa Anda bertransaksi dan bagaimana pembayaran dan pengiriman barang dilakukan.

2. Pastikan Anda tahu Syarat dan Ketentuan situs penjual online

Toko-toko online yang kredibel dan bereputasi tidak akan main-main dengan syarat dan ketentuan yang mereka tetapkan. Mereka akan melakukan transaksi secara fair dan sesuai dengan kesepakatan. Syarat dan ketentuan ini penting baik buat pembeli maupun penjual. Bagi pembeli, jika terjadi sesuatu nanti dia akan bisa menuntut atau meminta kompensasi atas ketidaksesuaian pengiriman dengan perjanjian. Sementara itu bagi penjual, mencantumkan syarat dan ketentuan ini menjadi bagian yang disyaratkan oleh hukum.

Bisnis online yang semakin populer mau tidak mau memang mendatangkan banyak penjual fiktif alias para tukang tipu. Mereka sekadar mengincar uang Anda dengan mengarang banyak cerita dan risikonya pun tergolong ringan karena mereka hanya tinggal duduk di depan komputer dan menerima pengiriman dana via transfer bank. Jadi, Anda perlu berhati-hati.

Syarat dan ketentuan yang ditulis memang terkesan terlalu formal dan birokratis. Namun ada baiknya pula menyempatkan sejenak membaca untuk memastikan Anda tidak tertipu. Mengikuti syarat dan ketentuan akan sangat bermanfaat terutama di saat terjadi sesuatu yang di luar dugaan. Jika Anda sudah menjalin hubungan jangka panjang dengan satu provider biasanya hal-hal formal akan terabaikan.

3. Pastikan Anda mengkalkulasi ongkos kirim

Memang barang yang dijual di toko online rata-rata lebih murah atau setidaknya setara dengan yang dijual di toko biasa. Namun Anda perlu cermati ongkos kirim untuk barang tersebut sampai di tempat Anda. Bisa jadi barang yang Anda beli di toko online jatuhnya lebih mahal gara-gara biaya pengiriman yang terlalu tinggi. Lalu bagaimana solusinya?

Salah satu solusinya adalah dengan mengecek toko online terdekat yang menyediakan barang yang sama. Semakin dekat jaraknya dengan tempat Anda semakin murah ongkos kirimnya. Atau Anda bisa juga memeriksa jasa ekspedisi pengiriman yang paling murah. Periksalah di google untuk mengetahui alamat online paling dekat dan siapa tahu Anda juga menemukan toko online yang menyediakan jasa gratis ongkir.

4. Jangan sampai mengirim uang pembayaran tanpa kepastian barang dikirim

Modus penipuan yang paling sering dialami oleh pembeli adalah tergesa-gesa mengirim atau mentransfer uang. Jika masuk ke penjual yang jahat maka barang tidak akan dikirim dan Anda akan kesulitan melacak keberadaan dana dan orang yang membawa dana Anda. Kita harus berpikiran bahwa tidak semua penjual itu jujur, apalagi tanpa pertemuan langsung. Waspadalah jika Anda diminta membayar dulu dengan mentransfer ke rekening pribadi. Itulah gunanya toko online yang resmi karena mereka biasanya menahan uang sebelum barang pasti dikirim ke tujuan.

Para korban penipuan biasanya mereka yang masih awam tentang belanja online. Biasanya mereka digiring untuk bertransaksi secara pribadi dan diyakinkan sedemikian rupa hingga tidak terasa uang ditransfer begitu saja. Memang tidak semua. Namun penjual yang jujur biasanya sangat terbuka dengan apa yang ditawarkan dan mudah diajak bersepakat atau berkompromi soal pembayaran dan pengiriman barang.

Cara yang lebih aman adalah selalu berbelanja di toko online yang memiliki alamat atau kehadiran fisik. Jika terjadi apa-apa kita bisa melacaknya untuk konfirmasi. Toko online yang terkenal bahkan memiliki surat usaha resmi dan didukung oleh banyak testimoni positif dari para pelanggannya.

5. Hati-hati untuk tidak memberikan data pribadi terutama terkait rekening bank

Penjahat yang lebih ganas (dan lebih cerdas) mengincar sesuatu yang lebih berharga daripada uang yang akan kita bayarkan. Mereka menginginkan akses ke rekening kita. Maka dari itu apabila ada penjual online yang perlahan-lahan menggiring Anda untuk memberikan data pribadi yang berkaitan dengan perbankan segera hentikan. Mereka tidak menjual sesuatu melainkan ingin membobol rekening bank Anda.

Hal lain yang tidak perlu Anda lakukan adalah membicarakan catatan keuangan Anda. Ini untuk mencegah hal yang lebih buruk terjadi. Toko online terpercaya hanya butuh bukti transfer uang dari rekening Anda, tak lebih dari itu.

6. Pastikan alamat yang Anda tulis benar

Keterlambatan pengiriman barang seringkali terjadi karena hal sepele ini. Toko online sudah melaporkan barang terkirim namun barang tersebut tidak sampai di tempat tujuan. Lalu kemana perginya barang itu? Sebagian besar kasus menunjukkan bahwa barang tersebut salah kirim karena nomor rumah, nomor telepon atau alamatnya salah tulis. Jadi, Anda harus benar-benar teliti soal penulisan alamat tujuan barang yang Anda beli.

Semoga artikel singkat ini bermanfaat bagi Anda dalam berbelanja online. Selamat berburu barang kesukaan Anda secara online.

Close
Close