1. Sekilas tentang pinjaman online pribadi

Pinjaman online pribadi atau personal loans adalah salah satu jenis produk kredit di dunia perbankan yang memungkinkan Anda memperoleh pinjaman uang secara tunai dari bank. Biasanya pinjaman jenis ini tidak membutuhkan adanya agunan untuk bisa memperoleh dana tunai. Nama lain dari pinjaman ini adalah kredit tanpa agunan alias KTA. Biasanya jenis kredit ini diberikan pada karyawan atau wirausahawan yang berusia minimal 21 tahun dan maksimal 60 tahun. Besarnya dana tunai yang dapat diterima serta bunga pinjaman pada tiap berbeda-beda, tergantung kebijakan masing-masing lembaga.

Pinjaman pribadi perorangan dapat Anda peroleh secara konvensional (offline) atau secara online (melalui jaringan internet). Banyak bank konvensional yang juga menawarkan pinjaman online pribadi lewat internet. Mereka tidak mau ketinggalan dalam memanfaatkan kecanggihan teknologi komunikasi saat ini. Dengan juga bergerak secara online, bank-bank tersebut dapat lebih luas lagi menjangkau para nasabahnya. Anda bisa mengajukan pinjaman uang tunai pribadi secara online dengan membuka situs dari bank yang menawarkan produk kredit ini. Kemudahan ini semakin memudahkan Anda untuk mencari pinjaman ke berbagai bank sekaligus. Anda hanya perlu duduk di depan komputer yang terkoneksi ke internet, lalu menjelajah situs-situs web dari berbagai lembaga pemberi pinjaman tersebut. Dan mengikuti setiap langkah yang ditayangkan sesuai dengan jenis kredit yang ingin Anda pilih.

Pinjaman jenis ini biasanya diberikan untuk pegawai atau karyawan yang memiliki gaji minimal Rp. 2 juta ke atas setiap bulannya. Selain untuk pegawai dan karyawan, kredit ini juga diberikan kepada pebisnis yang ingin mengembangkan usahanya. Bisnis yang biasanya bisa mendapatkan kredit ini adalah yang memiliki omset minimal Rp. 30 juta per bulannya.

2. Apakah mudah mendapatkan pinjaman online pribadi

pinjaman online pribadiBagi sebagian orang, mendapatkan pinjaman online pribadi adalah suatu hal yang mudah. Namun bagi sebagian orang yang lain mendapatkan pinjaman pribadi perorangan secara online dirasakan cukup sulit. Lalu apa sebenarnya yang membedakan keduanya? Apa yang membuat mudah dan apa yang membuat sulit, mari kita bahas secara singkat.

Satu hal yang membuat sulit atau mudah saat mengajukan pinjaman uang tunai pribadi secara online, yaitu tingkat kredibilitas Anda sebagai calon nasabah. Catatan credit scoring Anda terkait pinjaman akan menentukan. Jika Anda memiliki catatan kredit yang bagus, maka Anda akan mudah mendapatkan pinjaman dana tunai. Namun jika catatan kredit Anda jelek bahkan terdapat riwayat kredit macet, maka akan sangat sulit bagi Anda untuk memperoleh pinjaman. Lalu pertanyaan berikutnya yang muncul adalah bagaimana dengan mereka yang baru pertama kali mengajukan permohonan pinjaman?

Bagi mereka yang baru pertama kali mengajukan permohonan pinjaman, baik konvensional ataupun online, akan dipengaruhi oleh beberapa hal seperti status pekerjaan, tingkat dan kondisi bisnis Anda, serta masuk akal atau tidak permohonan yang Anda ajukan. Hal ini sangat diperlukan oleh pihak pemberi pinjaman untuk membangun kepercayaannya terhadap Anda. Jika pihak pemberi pinjaman menilai Anda layak untuk dipercaya maka permohonan pinjaman dana tunai yang Anda ajukan akan mudah disetujui. Tetapi jika bank menilai Anda tidak dapat dipercaya, misalnya memalsukan keterangan soal bisnis atau pekerjaan Anda, maka permohonan pinjaman dana tunai yang Anda ajukan pasti akan ditolak. Oleh karena itu, persiapkan semuanya dengan baik, jujur, dan terencana jika Anda memang ingin mendapatkan pinjaman dana tunai dari suatu bank, baik secara online maupun secara konvensional.

3. Kelebihan dan kekurangan dari pinjaman online pribadi

Setiap jenis kredit pinjaman pasti memiliki kelebihan dan kekurangan, begitu juga dengan kredit pinjaman online pribadi. Berikut ini sekilas tentang kelebihan dan kekurangan dari pinjaman pribadi perorangan ini.

Kelebihan dari pinjaman jenis ini:

  • Tidak ditentukan pemakaian dana yang diterima, jadi Anda dapat menggunakan untuk kebutuhan apapun, baik kebutuhan pribadi maupun untuk kebutuhan bisnis Anda.
  • Skema pembayarannya cukup fleksibel. Anda dapat memilih skema pembayaran jangka pendek atau skema pembayaran jangka panjang. Pilihlah skema pembayaran yang tidak memberatkan keuangan bulanan Anda.

Sedangkan beberapa kekurangan dari pinjaman jenis ini adalah:

  • Suku bunga yang diterapkan biasanya lebih tinggi dibandingkan dengan pinjaman jenis lain, terutama pinjaman yang menggunakan agunan.
  • Syarat untuk mendapatkan pinjaman dana tunai biasanya cukup ketat jika dibandingkan dengan pinjaman jenis lain.
  • Pemeriksaan ketat terhadap riwayat kredit scoring Anda. Jika Anda memiliki riwayat pembayaran angsuran yang kurang bagus, atau bahkan pernah mengalami kredit macet, maka Anda tidak akan disetujui untuk mendapatkan pinjaman ini.

Pinjaman uang tunai pribadi ini adalah jenis pinjaman yang sangat fleksibel, yang bisa Anda gunakan untuk sejumlah kebutuhan pribadi ataupun kebutuhan bisnis Anda. Anda bisa memakainya untuk bayar tagihan rumah sakit, memperbaiki rumah, liburan, biaya pendidikan, tambahan dana untuk pernikahan dan lain sebagainya. Tentu saja selain itu juga dapat Anda gunakan untuk mengembangkan dan memajukan bisnis Anda. namun sekali lagi harap diingat, bahwa kredibilitas Anda sebagai calon nasabah sangatlah penting dalam menentukan diterima atau tidaknya permohonan kredit Anda. Oleh karena itu pertahankan catatan baik Anda dalam hal kredit jika Anda memang masih membutuhkan pinjaman dana tunai di masa depan.

4. Suku bunga dan persyaratan peminjaman dari pinjaman online pribadi

Sebagaimana jenis pinjaman lainnya, pinjaman online pribadi ini juga memiliki sejumlah persyaratan, baik persyaratan umum maupun persyaratan khusus. Selain itu, pinjaman pribadi perorangan ini juga menerapkan suku bunga tertentu sebagaimana jenis pinjaman lainnya yang ditawarkan oleh bank konvensional. Untuk persyaratan umum biasanya sama saja dengan persyaratan yang berlaku pada jenis pinjaman lainnya, seperti batasan usia minimal 21 tahun dan maksimal 60 tahun, memiliki pekerjaan, meyerahkan fotokopi identitas pengenal, dan semacamnya.

Sedangkan untuk persyaratan khusus dari pinjaman uang tunai pribadi bervariasi di tiap bank pemberi pinjaman. Salah satu persyaratan khusus yang dianggap sangat penting adalah kepemilikan kartu kredit. Karena dengan adanya kepemilikan kartu kredit, pihak pemberi pinjaman dapat mempelajari kinerja dan rapor Anda dalam melaksanakan pembayaran angsuran bulanan. Jadi jika Anda memiliki rapor merah dalam mengangsur, kemungkinan besar pengajuan pinjaman Anda tidak disetujui, atau disetujui dengan catatan khusus dan dana yang Anda terima tidak sebesar permohonan yang Anda ajukan.

Dalam hal bunga, biasanya pihak pemberi pinjaman akan menerapkan suku bunga yang relatif tinggi. Dikarenakan kredit jenis ini masuk kategori kredit berisiko tinggi, karena tidak adanya aset berharga sebagai agunan. Bahkan untuk pinjaman jenis ini yang bersifat online, biasanya menerapkan persyaratan yang cukup ketat, yang sekali lagi bertujuan untuk meminimalisir risiko yang mungkin akan dialami oleh lembaga pemberi pinjaman. Oleh karena itu, di sinilah letak kredibilitas Anda berperan. Anda dapat memberikan keyakinan pada bank jika kredibilitas Anda dalam hal kredit sangat bagus.

Demikian bahasan singkat ini, semoga bermanfaat bagi Anda.