Blog

Jangan Lakukan Hal-Hal Berikut Pada Keuangan Anda!

Sepertinya mustahil membayangkan manusia modern menjalani hidupnya tanpa uang. Keuangan setiap orang apabila tidak ditangani secara bijak dan cerdas maka tunggulah berbagai masalah yang akan timbul untuk membuat hidupnya benar-benar sulit. Faktanya, tidak sedikit orang yang hidup berkesusahan lantaran tidak memiliki uang, bahkan teralu banyak. Di antara mereka yang kesulitan mendapatkan uang justru lebih sedikit dialami oleh orang yang mengalami keterbatasan fisik.

Sifat dan tabiat seseoranglah yang membuatnya tidak bisa mengelola uang dengan baik. Sifat-sifat seperti pemboros, ceroboh dan pemalas sering mendatangkan bencana dan tak jarang mengubah orang baik menjadi jahat. Seorang pemboros akan dengan mudah terjerat hutang dan menjalani hidup dengan tidak tenang. Uang yang dimiliki seakan hanya singgah sebentar untuk kemudian berpindah ke kantong orang lain.

Ada beberapa kesalahan yang orang lakukan dalam menangani keuangannya dan sangat penting untuk dijadikan pelajaran berharga. Berikut ini ada beberapa hal yang perlu Anda waspadai dan harus benar-benar Anda hindari agar tidak terjerat masalah keuangan.

1. Jangan boros kapanpun & dimanapun

Para pemboros dengan mudah menghabiskan uang atau sumberdaya yang dimiliki. Zaman sekarang yang dikenal sebagai era post modern ini justru pemborosan terjadi lebih sering. Orang dengan mudahnya dipancing untuk membeli barang ini itu tanpa berpikir apakah barang tersebut benar-benar dibutuhkan. Sering kita temui tetangga atau orang-orang yang kita kenal terlibat dalam persaingan yang tidak sehat yakni berlomba-lomba berbelanja.

Menuruti gengsi semacam ini tentu berbahaya bagi kondisi finansial Anda. Misalnya saja ketika seorang tetangga baru membeli barang mewah maka tetangga yang lain terpancing untuk membeli barang yang lebih mewah. Perlombaan semacam ini tidak pernah ada ujungnya dan biasanya baru berhenti ketika masing-masing menyadari uang yang dimiliki sudah habis. Sementara barang yang dibeli ternyata kurang berguna atau bahkan tidak berguna sama sekali.

Pemborosan lain adalah terkait dengan gaya hidup. Seorang perokok misalnya tidak akan menyadari bahwa setiap hari dia mengeluarkan sumberdaya yang cukup besar yang apabila dikalkulasi dalam waktu setahun sudah bisa dipakai untuk membeli sesuatu yang lebih berharga. Bayangkan saja jika sehari menghabiskan sebungkus yang harganya 15 ribu rupiah. Dalam waktu sebulan dia akan menghabiskan sekitar 450 ribu rupiah hanya untuk rokok. Dalam waktu setahun uang tersebut sudah cukup untuk membeli barang elektronik seperti televisi, kulkas, atau bahkan yang lebih penting lagi yaitu membiayai sekolah anak.

Yang lebih parah dari merokok adalah mengonsumsi alkohol. Selain menghabiskan banyak uang karena kenyataannya harga minuman keras tidaklah murah, si pemabuk biasanya menjadi pemalas, pemarah dan tidak produktif. Dan yang paling parah di antara itu adalah para penjudi. Para penjudi tidak lagi bisa berpikir sehat dan pikirannya hanya dipenuhi angan-angan kosong. Secepat mungkin hentikan kebiasaan-kebiasaan yang membinasakan ini.

Yang terakhir, perilaku boros ditunjukkan oleh mereka yang suka membeli sesuatu secara mendadak tanpa perencanaan terlebih dahulu. Misalnya saja ketika jalan-jalan di pusat perbelanjaan mereka akan dengan mudah membeli suatu produk atau mencoba suatu jasa hanya atas dorongan hati sesaat.

2. Jangan mudah meminjam uang untuk kebutuhan yang tidak urgent

Kebiasaan buruk lainnya adalah berhutang. Sekali dua kali berhutang bisa dimaklumi akan tetapi apabila berhutang berkali-kali dan terus menerus maka ini menjadi pertanda bahwa seseorang memiliki sifat buruk secara finansial di dalam dirinya. Bagaimanapun harus diakui bahwa berhutang merupakan sikap buruk yang bisa berujung pada kecanduan. Sekali terjebak hutang, seseorang biasanya akan sulit keluar kecuali dengan berusah payah. Habis menutup satu lobang, menggali lobang yang lain.

Di era online ini mudah sekali kita mendapatkan pinjaman. Pihak pemberi pinjaman seolah-olah berlomba untuk menawarkan jasa mereka. Anda bisa mendapatkan uang dalam duapuluh lima menit saja baik secara online maupun offline. Belum lagi jika Anda punya kartu kredit. Ini merupakan skema berhutang yang paling efektif dan sekaligus cepat membikin bangkrut seseorang. Ironisnya kartu kredit dianggap sebagai simbol kemakmuran dan kemajuan. Padahal, dengan kartu kredit Anda akan mudah terbujuk untuk membeli sesuatu yang sebenarnya tidak terlalu Anda butuhkan.

Membeli sesuatu dengan skema kredit seperti untuk membeli sepeda motor, mobil, alat elektronik sampai peralatan rumah tangga merupakan cara yang paling cepat memboroskan keuangan kita. Dengan harga kredit, seseorang bisa membayar dua kali lipat suatu barang dari harga tunai. Memang para penjual atau dealer saat ini cenderung menganjurkan skema kredit karena untung buat mereka bisa lebih banyak.

Tips yang paling aman adalah tetap bersikap realistis. Jika uang Anda hanya cukup untuk membeli motor bekas maka Anda tidak perlu memaksakan diri membeli motor baru yang berisiko membuat Anda terjebak hutang. Usahakan selalu membeli barang secara kontan dan apabila tidak mampu maka sebaiknya ditunda dulu sampai uangnya tersedia.

3. Jangan menghabiskan semua yang yang didapat

Menabung berapapun jumlahnya adalah kebiasaan yang perlu ditanamkan sejak dini di dalam rumah tangga. Dengan adanya uang tabungan kita akan terhindar dari hutang di saat kebutuhan mendesak timbul. Jika pun harus berhutang maka nominalnya tidak akan sebesar saat kita tidak punya tabungan. Mereka yang biasa menabung mendapatkan nilai plus sendiri dari orang lain ataupun pihak bank. Semakin besar tabungan Anda semakin Anda dipercaya sebagai orang yang kredibel dan bereputasi. Tidak segan-segan pihak pemberi pinjaman memberikan kompensasi pelunasan hutang kepada mereka yang memiliki kebiasaan bagus dalam menabung. Hal yang sangat penting dari kebiasaan menyisihkan uang ini adalah kita dilatih untuk lebih disiplin dan konsisten dalam memanage keuangan. Orang yang gemar menabung akan sulit terjebak pada perbuatan boros.

4. Jangan berinvestasi pada sesuatu yang tidak Anda kenali dengan baik

Di zaman sekarang ada banyak investasi yang meragukan dan tak jarang berujung sebagai investasi bodong atau abal-abal. Pastikan Anda berinvestasi pada sesuatu yang Anda kenal dengan baik, Anda tahu pangsa pasar dan prospeknya. Dengan demikian risiko kerugian atau tertipu bisa diminimalisir. Jika Anda pandai beternak misalnya, berinvestasilah dalam usaha peternakan sekalipun Anda tidak punya waktu, Anda bisa menitipkan uang pada sebuah usaha peternakan. Setidaknya Anda akan tahu apakah kerugian atau keuntungan yang diderita wajar atau tidak.

Itulah tadi sedikit saran tentang pegelolaan keuangan. Anda tidak seharusnya melakukan hal-hal tersebut di atas jika Anda ingin memiliki keuangan yang sehat dan terhindar dari kesulitan yang lebih parah. Orang yang kondisi keuangannya stabil akan cenderung lebih mudah mengatur kehidupannya, membuat rencana-rencana besarnya berjalan dan juga terhindar dari jerat hutang yang mencekik. Mudah-mudahan artikel ini bermanfaat bagi kita semua.

Close
Close